Pasar Kwitang Akan Jadi Ikon Jakarta

Pasar Kwitang Akan Jadi Ikon Jakarta

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Tri Prasetyo berharap, pembangunan Pasar Kwitang Dalam juga dapat menjadi ikon baru sebagai karya untuk Jakarta dilansir dari halaman situs binamargadki.net

“Groundbreaking ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu, sehingga nantinya bangunan baru tersebut akan bermanfaat untuk masyarakat sekitar dan ikut serta dalam penataan Kota Jakarta yang lebih baik,” kata Tri.

Tri mengungkapkan, Perumda Pasar Jaya juga akan melakukan groundbreaking pada empat pasar lainnya pada 2023 ini, yakni Pasar Kombongan, Jakarta Pusat, Pasar Kramat Jaya, Jakarta Utara, Pasar Baru Metro King, Jakarta Pusat, dan Pasar Blok A Fatmawati, Jakarta Selatan.

Tak hanya itu, sejumlah pasar juga sedang dalam tahap pembangunan yang ditargetkan selesai pada tahun 2024, di antaranya Pasar Petojo Enclek, Jakarta Pusat; Pasar Gandaria, Jakarta Pusat; dan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pembangunan Pasar Kwitang Dalam Dimulai, Berikut Fasilitas yang Bakal Didapatkan Warga

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, menyebut pembangunan Pasar Kwitang Dalam ditargetkan rampung pada akhir 2023 dengan harapan dapat dioperasikan pada awal 2024.

“Pasar ini bisa melayani konsumen dengan baik, secara tidak langsung bisa mengendalikan inflasi. Berikutnya, pasar di Ibu Kota harus bagus,” kata Heru saat meresmikan dimulainya pembangunan atau groundbreaking Pasar Kwitang Dalam, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2023).

Adapun, Pasar Kwitang Dalam bakal didirikan di atas lahan seluas 1.190 meter persegi dan direncanakan akan dibangun dua lantai dengan total 156 tempat usaha yang terdiri dari 93 kios dan 63 los.

Pasar Kwitang Dalam juga akan memiliki fasilitas berupa tempat parkir mobil dan motor, toilet, ruang ibadah, kantor pasar, dan dilengkapi akses bagi penyandang disabilitas. Pembangunan Pasar Kwitang dalam menggunakan anggaran sebesar Rp 15 miliar yang berasal dari dana Penyertaan Modal Daerah (PMD).

Heru mengatakan, keberadaan Pasar Kwitang Dalam nantinya harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, serta mampu mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat di Jakarta.

Heru menjelaskan, pembangunan Pasar Kwitang Dalam menjadi tanda keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam sektor ketahanan pangan hingga revitalisasi pasar tradisional, sehingga tidak kalah dengan pasar modern lainnya.

“Berikutnya ada pasar-pasar lain yang akan direvitalisasi. Ini menjadi tugas Perumda Pasar Jaya bahwa semua pasar yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya harus bagus dan harus bersih, karena terletak di Ibu Kota,” terang Heru.

Lebih lanjut, Heru juga menitipkan pesan kepada para pedagang agar dapat menjaga kebersihan dan ketertiban pasar. Hal tersebut, kata dia agar kegiatan di pasar dapat berjalan dengan lancar dan membuat nyaman para pengunjung.

“Saya titip kepada seluruh pedagang yang berada di kawasan Perumda Pasar Jaya untuk menjaga kebersihan bersama-sama, menjaga keamanan, dan tetap tertib. Ruang yang sudah diberikan itu dirawat, itu juga yang mendorong para pembeli tetap ke pasar,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *